Minsel, wartasulut.co – Mengusung tema Layanan Kepelabuhanan dan Kepabeanan, Anggota DPR-RI Dapil Sulut Christiany Eugenia Paruntu  (CEP) libatkan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan Yayasan Cerdas Energik Peduli sosialisasikan manfaat pelabuhan untuk memperkuat ekonomi lokal bagi Petani dan UMKM yang ada di Minahasa Selatan.

Sosialisasi kegiatan ini diselenggarakan di Turangga, Kecamatan Tumpaan, Minsel, pada Senin (10/8/2026).

Maksud dan tujuan dari kegiatan sosialisasi ini guna mengedukasi para petani dan UMKM yang ada di Minsel untuk memahami pentingnya akan layanan logistik dan peluang distribusi komoditas daerah.

Kegiatan ini melibatkan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan Yayasan Cerdas Energik Peduli yang dihadiri peserta dari Tumpaan dan Tatapaan.

CEP menjelaskan akan dampak dari efisiensi logistik, alur ekspor-impor, serta pentingnya infrastruktur pelabuhan untuk memperluas akses pasar komoditas unggulan Sulut.

Kelapa, cengkeh, dan pala memiliki potensi besar sehingga distribusinya perlu berlangsung secara efisien kedaerah hingga pasar internasional yang di uraikan beliau dalam sosialisasi.

Menurut CEP Pelabuhan Bitung dan Pelabuhan Manado punya peran penting dalam memperkuat konektivitas serta memperlancar distribusi komoditas unggulan daerah.

Ia juga berharap layanan kepelabuhanan dan kepabeanan semakin efisien serta transparan, sehingga biaya logistik turun dan keuntungan pelaku usaha meningkat.

Pemangkasan biaya logistik menurut CEP dapat membantu petani dan pelaku usaha meningkatkan margin keuntungan serta memperluas peluang pemasaran komoditas lokal.

Pada kesempatan itu, Pelindo Bitung dan Pelindo Manado mengapresiasi kolaborasi edukasi CEP bersama Yayasan Cerdas Energik Peduli bagi masyarakat setempat.

Mereka menilai kegiatan sosialisasi  akan membantu masyarakat memahami layanan kepelabuhanan sekaligus mendorong pemanfaatan infrastruktur untuk memperkuat rantai pasok daerah Sulut.

Pelindo berkomitmen akan mendukung kegiatan edukatif serupa, sehingga masyarakat semakin memahami layanan pelabuhan dan peluang pengembangan usaha berbasis komoditas.

Dengan demikian, petani dan pelaku UMKM dapat memanfaatkan jalur logistik secara optimal untuk meningkatkan daya saing produk daerah.

Pada akhirnya, penguatan literasi kepelabuhanan dapat membuka akses pasar lebih luas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan di Minsel

(red*)