Minsel, wartasulut.co – Keseruan dalam rangka Hari Lahir (Harla) Kejaksaan Republik Indonesia (RI) Ke-81 pada 2 September 2026 nanti, Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa Selatan (Minsel) menggelar Pekan Olahraga dan Fun Walk di halaman kantor Kejari Jalan Trans Sulawesi, Pondang, Amurang Timur pada Jumat (21/8/2026).

Kegiatan Pekan Olahraga dan Fun Walk berlangsung yang dihadiri Bupati Minsel Franky Donny Wongkar dan Bupati Minahasa Tenggara ( Mitra) Ronald Kandoli dan diikuti pula Sekdakab Minsel, Sekdakab Mitra, Kapolres Minsel, Kapolres Mitra, Dandim 1302/Minahasa serta Wakil Ketua II DPRD Minsel dan Ketua DPRD Mitra.

Kajari dan Bupati serta Forkopimda melepas peserta dan ikut serta dalam jalan sehat melintas jalan bolevard Pondang yang kemudian melalui jalan raya trans Sulawesi dan finis kembali di halaman kejari.

Kajari Minsel Albertus Roni Santoso, agenda ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus mendekatkan Kejaksaan kepada masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan cara yang berkesan dan akan mendekatkan Kejaksaan dengan masyarakat. Tidak hanya hadir dalam ruang sidang, tetapi masyarakat dapat melihat Kejaksaan sebagai institusi hukum yang ramah, humanis, profesional, dan melayani,” kata Kajari.

Begitu pula akan kehadiran Forkopimda menunjukkan kuatnya sinergi antar lembaga di Minsel dan Mitra menjadi sarana menginternalisasi nilai Adhyaksa serta memperkuat kolaborasi penegak hukum dan pemerintah daerah.

Selanjutnya, Kajari juga mengajak kepada seluruh peserta untuk tetap menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti rangkaian kegiatan olahraga tersebut. Kalah menang itu biasa, tetapi yang terpenting adalah kebersamaan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Forkopimda serta seluruh pihak yang selama ini mendukung tugas Kejaksaan. Elaborasi hukum menjadi salah satu pondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah.

Pada akhirnya, melalui kegiatan ini Albertus berharap dengan memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah tanpa sekat serta bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Kejaksaan sebagai lembaga hukum yang humanis. (red*)