Minsel-Amurang, wartasulut.com – Semarak jelang Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia Ke-81, Kejari Minahasa Selatan (Minsel) terus melaksanakan giat peduli.

Kali ini Kejari Minsel gelar aksi peduli kemanusiaan melalui Donor Darah dan Anjangsana ke Panti Asuhan.

Bertempat di ruang rapat kompleks kantor Kejari Minsel, pada Senin (24/8/2026) dilaksanakan donor darah yang melibatkan PMI Sulawesi Utara dan Dinas Kesehatan Kabupaten Minsel.

Aksi kemanusiaan donor darah masal ini yang melibatkan langsung Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Minsel Roni Albertus Santoso bersama jajaran turut serta pula dari perwakilan Pemerintah Kabupaten Minsel, TNI, Polri dan insan pers.

Tak hanya itu, akan tetapi aksi ini juga dirangkaikan dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis berupa tes jantung bagi para peserta donor darah masal.

Kajari Minsel Roni Albertus Santoso, melalui Kepala Seksi Intelijen,  Sonny Arvian Hadi Purnomo, menegaskan bahwa kegiatan ini berangkat dari panggilan nurani seluruh insan Adhyaksa.

“Jaksa tidak hanya memiliki tugas dan tanggung jawab terhadap penegakan hukum, tetapi juga memiliki jiwa sosial yang peka akan kemanusiaan,” ujar Sonny.

“Harapan kami, kantong-kantong darah yang didonorkan ini benar-benar bermanfaat bagi banyak orang, terutama para pasien yang sedang membutuhkan uluran tangan,” tambahnya.

Kejari Minsel menyampaikan apresiasi kepada PMI Sulut, Dinkes Minsel, serta seluruh pendonor yang sudah berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini.

Serangkaian aksi kemanusian yang sudah menjadi agenda, selesai berdonor darah, Kajari Minsel melanjutkan dengan menyambangi Panti Asuhan Gideon Matani, Kecamatan Tumpaan.

Dalam kunjungan tersebut tergambar kelembutan dan kasih sayang terpancar dari keluarga besar Kejaksaan ini.

Sesaat tiba di Panti Asuhan Gideon, Kajari yang di dampingi Istri beserta anak tercinta beserta jajaran penuh kehangatan ketika disambut penghuni panti.

Kajari Minsel melalui Kasi Intelijen, Sonny Purnomo, menunjukan kehangatan dan jiwa sosial yang ada. Hadir bukan sebagai penegak hukum melainkan jiwa kemanusian yang peduli dengan generasi penerus yang ada di masyarakat.

“Kami hadir mewakili kita sebagai manusia yang memiliki keterbatasan dan kekurangan yang sangat peduli terlebih kepada anak anak yang masih sangat butuh perhatian dan kasih sayang.” tutur Sonny.

“Selain bersilaturahmi dan berdialog interaktif dengan para pengurus serta penghuni panti, Kejari juga menyerahkan bantuan sosial untuk mendukung kebutuhan operasional dan kesejahteraan anak-anak di panti asuhan tersebut,” tambah Kasi Intel. (red*)